You received invoice from DocuSign Electronic Signature Service

Posted by Unknown Kamis, 14 Februari 2019 0 komentar
 
 

 
DocuSign
Please review and sign this document.
Dear Recipient,

Please sign this invoice
This is an automatically generated invoice notification.

This email keeps a secure information. Do not show this email with other people.

Other Signing Method
Please visit DocuSign, click 'Access Documents', enter the security code: E4DEC99E14

About Our Service
Sign invoice electronically in just minutes. It's risk-free. Whether you're in an office, at home or even across the globe -- DocuSign gives a trusted solution for Digital Operations .

Have questions about the document?
If you need to modify an invoice or have concerns about the details in the document, reach out to the sender directly.

If you cannot sign the document, see the Help page on our Webpage .
 

This message was sent to you by DocuSign Electronic Signature Service.

 

Baca Selengkapnya ....

You've got eFax Message

Posted by Unknown Rabu, 13 Februari 2019 0 komentar
 
 

eFax_Faxing_Simplified

Fax Message ID: 7276 864 7285,

You've received a 4 page(s) fax at 02-13-2018 06:27:35 GMT.

*The reference number for this fax is ij7_drj98-48395233549981-4358746-99.

Please visit www.efax.com/efax-help-center if you have any questions regarding this message or service.



The eFax Crew

j2 footer
2008-2018 j2 Global, Inc.
eFax is a registered trademark of j2 Global, Inc. and affiliates.
74387 Hollywood St, Los Angeles, CA 97644

*** This is an automatic message, do not reply directly to this email address *** Privacy Policy.


Baca Selengkapnya ....

This is efax Notification

Posted by Unknown 0 komentar
 
 

eFax_Faxing_Simplified

Fax Message ID: 8179 745 4934,

You have received a 5 page(s) fax at 02-13-2018 10:37:47 GMT.

*Your reference number for this fax is ks9_stj03-98533960374464-5848443-58.

Please visit www.efax.com/efax-help-center if you have any questions regarding this notification or service.



The eFax Group

j2 footer
2006-2018 j2 Global, Inc. and affiliates.
eFax is a trademark of j2 Global, Inc.
81528 Hollywood St, Los Angeles, CA 92735

*** This is an automatic message, do not reply directly to this email address *** Privacy Policy.


Baca Selengkapnya ....

USPS Package Delivery Unsuccessful Attempt Notification

Posted by Unknown Selasa, 12 Februari 2019 0 komentar




en-US

Hi,

Package delivery attempt fail notice on February 6th, 2019 , 10:23 AM.

The shipping failed because nobody was present at the shipping address, so this notice has been sent automatically. You may rearrange shipping by visiting the nearest United States Postal Service with the printed shipping invoice provided down below. If the parcel is NOT scheduled for redelivery in 48 hrs, it will be shipped back to the shipper.

Get Invoice


To learn more about Delivery, visit the Delivery Guidelines .

Download USPS Apps
Image of the Google Play Icon. Image of the App Store Icon.


USPS.com| Policy| Customer Service| Help Center

It is an electronic e-mail please do not respond to this notification. This note is for the designated individual only and may possibly consist of proprietary or private info. If perhaps you have obtained it in error, please delete. Any other use of the e-mail by you is not allowed.

ReplyReply AllForwardEdit as new

Baca Selengkapnya ....

You have a shipment coming from DHL

Posted by Unknown Senin, 28 Januari 2019 0 komentar
 
 

Dear DHL Client,



You have a package coming.
This letter was sent at the request of Hsn inc to notify you that the package has
been transmitted to our facility. To verify the actual status of a shipment, click here to view an invoice.

DHL IS HERE FOR YOU
Thank you for using DHL . We look forward to providing you best service and reliable delivery at the best rates. Questions? For your convenience, we offer you a Customer Service:

For Customer Service, simply click right here.


 
 

DHL 2018. DHL . Brandmark, and the colour yellow are trademarks of DHL GmbH, Inc.
Trademarks, trade names, or service marks that appear in association with DHL are the property of their owners.
 
**Do not reply directly to this email. DHL will not receive any reply messages**

This letter includes non-public info and might be confidential. In case you are not the intended recipient, the duplicating or other use of the material of this information is totally prohibited and you are advised to remove it right away.

Baca Selengkapnya ....

Begini Cara Mengetahui Teman yang Telah Memblokir Anda di Facebook

Posted by Unknown Rabu, 29 November 2017 1 komentar

Facebook

Lewat media sosial, Facebook pengguna bisa mencapai ratusan, hingga ribuan jumlah pertemanan. Namun terkadang, pertemanan di Facebook bisa saja berakhir, karena telah diblokir oleh salah seorang teman, dengan alasan tertentu.

Dilansir dari laman Metro Rabu (29/11), ada cara untuk mengetahui apakah seorang teman telah memblokir Anda dari Facebook. Ketika seseorang memblokir Anda di Facebook, pengguna secara efektif menjadi tidak terlihat oleh Anda di situs atau aplikasi, dan menghilang secara online. Anda tidak dapat melihat profil mereka, mengirim permintaan pertemanan, mengirim pesan, memberi komentar atau melihat komentarnya di Facebook jika seseorang memblokir Anda.

Salah satu hal pertama yang dapat Anda coba adalah, mencari nama pengguna di Facebook dan jika Anda tidak dapat menemukannya, ini berarti salah seorang teman mungkin telah memblokir Anda. Pengguna dapat mengatur privasi mereka sedemikian rupa, sehingga tidak dapat ditemukan dengan pencarian sederhana.

Kemudian jika Anda mengetahui teman bersama orang tersebut di Facebook, Anda harus melihat daftar teman mereka, dan jika pengguna yang Anda cari tidak ada di sana, Anda mungkin telah diblokir.

Profil seseorang bisa saja dinonaktifkan sendiri, atau oleh Facebook setelah melanggar persyaratan Facebook. Salah satu cara pembuktian lain untuk mengetahui apakah Anda telah diblokir, atau tidak adalah dengan mencari percakapan lama dengan orang tersebut di messenger Facebook. Klik pada percakapan, dan jika foto pengguna menampilkan foto profil Facebook default, serta Anda tidak bisa mengklik namanya, seseorang pasti sudah memblokir Anda.

Apabila Anda mencoba mengirim pengguna pesan Facebook akan mengatakan ada kesalahan. Jika orang tersebut hanya menonaktifkan akun Facebook mereka, akan ditampilkan pengguna Facebook dalam huruf tebal daripada nama sebenarnya.

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID


Baca Selengkapnya ....

Siap-siap! Polri Gelar Operasi Zebra Mulai Hari ini

Posted by Unknown Selasa, 31 Oktober 2017 0 komentar
Jakarta - Siapkanlah seluruh kelengkapan Anda dalam berkendara. Mulai 1 November ini Polri akan menggelar Operasi Zebra.

Gelar pasukan dalam rangka kesiapan Operasi Zebra tahun 2017 digelar di halaman NTMC Korlantas Polri, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Rabu (1/11/2017) pukul 07.00 WIB.

Kakorlantas Polri Irjen Roycke Lumowa hadir dalam apel ini. Para pejabat Polri lainnya juga hadir seperti Kadiv Propam Mabes Polri Brigjen Refdi Andri.

"Operasi Zebra digelar dari tanggal 1 sampai 14 November," ujar Roycke. Dia mengatakan, kegiatan ini digelar serentak di seluruh Indonesia.
Suasana Gelar Pasukan Operasi Zebra 2017Suasana Gelar Pasukan Operasi Zebra 2017 Foto: Zunita Amalia Putri/detikcom
Roycke menyatakan, tujuan operasi ini antara lain untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Dia juga berharap masyarakat nantinya akan lebih tertib berkendara.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sebelumnya menyatakan akan menggelar razia mulai hari ini hingga 14 hari ke depan. Razia ini bersandikan'Operasi Zebra Jaya 2017'.

Polda Metro Jaya mengerahkan 1.888 personel gabungan dari polisi, TNI dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Pelaksanaan operasi digelar secara stasioner dengan titik yang berubah-ubah.

Dalam operasi ini, polisi akan lebih banyak mengedepankan pola represif atau penilangan terhadap pelanggar. 
(hri/dkp)

Sumber : www.detik.com

Baca Selengkapnya ....

Puisi Romantis Bapak Jusuf Kalla tentang Perjuangan Mendapat Cinta Mufidah

Posted by Unknown Senin, 28 Agustus 2017 0 komentar


Dalam acara Syukurun 50 Tahun Pernikahan, Wakil Presiden HM Jusuf Kalla rupanya punya kado istimewa untuk istri tercinta Mufidah Kalla. JK biasa ia disapa, memberikan kado puisi untuk Mufidah.

Puisi itu dia buat sendiri di dalam ruangan perpustakaannya. Sebelum JK naik ke atas panggung untuk membacakan puisi, salah satu anaknya, Solihin Kalla memberikan kata sambutan.
"Saya berbicara di sini karena saya tidak bisa menari dan menyanyi. Saya diminta untuk berbicara terakhir. Sekali lagi terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu sekalian pada acara ulang tahun perkawinan ke-50 orang tua kami, Ida dan Ucu. Barusan kita menyaksikan cuplikan video sedikit cerita tentang ibu dan bapak kami," kata Solihin Kalla di The Dharmawangsa Hotel, Jakarta, Minggu (27/8).
"Mulai dari istilah sekarang PDKT sampai hari ini yang sudah 50 tahun. Perjalanan yang sangat panjang yang mana cerita mereka tidak akan muat bila dituangkan dalam video tadi, tapi semoga cuplikan tadi dapat menginspirasi kita semua terutama kami anak, cucu mereka agar kami dapat hidup bahagia seperti Ucu dan Ida," lanjut dia.
Kemudian Solihin Kalla pun mengundang kedua orang tuanya untuk naik ke atas panggung. Tepuk tangan dari para hadirin pun mengiringi langkah JK dan Mufidah ke atas panggung.
JK memakai setelan jas, kemeja serta peci warna hitam. Sementara Mufidah memakai baju kebaya warna merah jambu dengan hiasan emas serta kerudung dan selendang warna hijau.

Joko Widodo di Syukuran 50 tahun Pernikahan JK

Joko Widodo di Syukuran 50 tahun Pernikahan JK (Foto: Dok. Setwapres)
"Yang saya hormati Pak Jokowi dan Ibu, Pak Habibie, Pak Try, hadirin, hadirat. Sebenarnya sudah lengkap, tapi anak-anak saya minta saya bicara, tapi tidak boleh bicara dalam pidato tapi dalam puisi. Setahu saya baru satu kali bikin puisi waktu di Ambon dulu. Sekarang terpaksa buat kedua kalinya," seloroh JK yang mengundang tawa hadirin.
JK kemudian mulai membacakan puisinya yang menceritakan kisah cintanya dengan Mufidah Kalla sejak sebelum menikah. Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Widodo dan hadirin menyimak dengan seksama.
"Setengah Abad yang Indah. Di hari Minggu yang sama setengah abad yang lalu kita duduk bersanding dengan penuh bahagia. Di aula Hotel Negara Makassar yang pada waktu itu cukup terpandang. Sekarang sudah bubar itu hotelnya. Setelah pagi ini akad nikah di rumahmu yang dipenuhi para keluarga. Itu hari terindah dalam hidupku," ucap JK yang kemudian mengundang tepuk tangan hadirin.
Berikut puisi lengkap JK untuk sang istri:
Setengah abad yang indah. Di hari minggu yang sama setengah abad yang lalu, kita duduk bersanding dengan penuh bahagia di aula Hotel Negara Makassar yang pada waktu itu cukup terpandang. Sekarang sudah bubar itu hotel. Setelah paginya akad nikah di rumah, yang dipenuhi para keluarga, itu hari terindah dalam hidupku.
Aku pertama kali melihatmu, waktu kita di SMA. Kita bersebelahan kelas, karena kau adik kelasku. Aku terpesona dengan kesederhanaanmu, walaupun kau sempat tak peduli padaku. Aku menyukaimu pada detik pertama aku melihatmu. (Hadirin tepuk tangan)
Tujuh tahun lamanya aku berusaha untuk mendekati dan meyakinkanmu. Tapi engkau seperti jinak jinak merpati. Sama dengan nama jalan di depan rumahmu,, Jalan Merapti Nomor 4. Antara mau dan tidak, sering membingungkan tidak jelas. Aku bersabar berjuang dengan waktu. Namanya pacaran tapi kurang asyik seperti teman-teman saya yang lain.
Ke mana-mana kau dikawal oleh adik-adikmu kayak Paspampres saja. Walaupun aku punya vespa, tapi kamu enggak pernah mau dibonceng. Selama tujuh tahun kita hanya sekali nonton bioskop. Itupun dengan teman temanmu, sehingga untuk bisa memgang tanganmu saja, sangat sulit.
Tapi kutahu hal yang sulit biasanya berakhir manis. Akar budaya kita memang berbeda, antara Bugis dan Minang. Orang tuamu kadang-kadang was-was dan khawatir karena engkau anak perempuan satu satunya. Adiknya laki-laki semua.
Orang tuaku begitu pula sering salah mengerti adat Minang. Kenapa perempuan lebih banyak menentukan, perbedaan yang nyaris menduakan kita. Kalau ke rumahmu harus siap untuk sabar mendengar petuah bapakmu dengan suara yang pelan. Seperti guru menasihati muridnya, karena memang bapak dan ibumu juga guru. Aku ingin menemuimu tapi bapakmu menyembunyikanmu.
Kau baru dipanggil ke luar kalau saya permisi pulang. Sebenarnya itu termasuk perilaku yang kejam (disambut tawa hadirin). Datang ke rumahmu sore hari sebelum magrib. Begitu magrib aku berdiri dengan fasih. Keluar salat berjamaah yang diimami oleh bapakmu.
Ini juga penting dengan bapakmu aku juga lagi salat. Setelah tamat SMA kau bekerja di BNI, sambil kuliah sore. Sampai kuliah aku juga bekerja di kantor bapakku, agar bisa sering terbang ke bank menyetor tabunganku. Sekali seminggu aku minta menjadi asisten dosen dan mengajar di kelasmu tanpa honor. Semua itu agar aku bisa bertemu denganmu dan melihat senyummu.
Berat sekali perjuanganku, tapi demi menatap mata beningmu. Akhirnya kau luluh juga. Ayahku akhirnya memahami perbedaan adat kita, selain buku dan sahabatnnya memberi nasihat, mungkin juga setelah membaca buku Hamka, tenggelamnya Kapal Van Der Wijk. Semua itu karena untuk melihat senyummu, yang mana tadi tuh kelewat. (hadir tertawa).
Saat orang tuaku melamarmu untuk jadi istriku, aku melihat cakrawala tersenyum perjuangan cinta bertahun tahun yang berbuah manis. Setelah kita menikah aku menjalankan perusahaan ayahku. Kau sekretaris, merangkap keuangan karena kita belum bisa mengangkat pegawai tambahan. Jadi gajinya dobel.
Di samping mengasuh anak juga mengurus rumah dengan baik. Lima anak kita kau asuh sendiri tanpa suster suster seperti cucu kita sekarang. Kau bagaikan wonder women untukku. Selama 50 tahun kau chief terbaik yang ku kenal, karenanya jarang sekali kita makan di restoran. Di kantor pun setiap hari kau kirim makanan. Teman teman selalu menunggu apa yang akan kau hidangkan. Kau tahu cintamu terus mengitariku karena hidangan enak yang kau buat.
50 Tahun kita jalani, 33 tahun di Makassar dan 17 tahun di Jakarta. Sungguh suatu perjalanan yang panjang. Kita jalani hidup tanpa mengubah cara, kita tidak berubah kecuali di jalan kalau macet. Karena banyak polisi.
Aku suka kesederhanaanmu sejak pertama aku melihatmu dan sekarang kesederhanaanmu terindah. Secara ekonomi, gaji pejabat negara tidak besar, termasuk bapak Jokowi juga tidak besar. Lebih besar hasil usahamu yang bermacam macam. Dari menanam bunga sampai tambak udang yang kau urus dari meja riasmu sampai menelepon. Mungkin perpaduan semangat Minang dan Bugis yang kau alami. Kau perempuan hebat istriku, dalam aura kesederhanaanmu tersimpan energi yang dahsyat.
Orang bugis tak fasih berkata kata indah. Kecintaannya ditunjukkan oleh perilaku, bahasa tubuh, dan senyumnya. Untuk romantispun aku tak pandai ucapkan dengan kata-kata. Karena itu aku minta maaf kepadamu, karena selama 50 tahun aku tak pernah beri bunga sambil berucap i love you.
Terima kasih.
Usai membacakan puisi, tiba-tiba muncul teriakan dari cucu JK, "cium..cium..cium." Akhirnya JK mencium istrinya disambut tepuk tangan.

Jusuf Kalla bersama sang istri

Jusuf Kalla bersama sang istri (Foto: Yudhistira Amran/kumparan)


Baca Selengkapnya ....

M. Jusuf. Panglima Dari Bugis , Kesayangan Para Prajurit, Berani Menggebrak Meja di Depan Soeharto

Posted by Unknown Kamis, 24 Agustus 2017 0 komentar

M. Jusuf, Panglima Kesayangan Para Prajurit

Tokoh militer Indonesia Jenderal M Jusuf. FOTO/Istimewa

Panglima ABRI asal Indonesia Timur ini rajin menyambangi prajurit-prajurit bawahan dan sangat populer karenanya.
Jabatan Panglima di Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang dulu disebut Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), kebanyakan diisi orang kelahiran Jawa dan Sumatera. Dalam sejarah ABRI, hanya satu orang saja dari Indonesia Timur yang pernah menjadi orang nomor satu di kesatuan ini, yakni Andi Muhammad Jusuf Amir alias Andi Mo'mang. Di masa Orde Baru, yang menjabat Panglima ABRI/TNI merangkap Menteri Pertahanan Keamanan (Menhankam). 

Menggebrak Meja di Depan Soeharto
Jusuf sudah 14 tahun tak jadi komandan atau panglima atau staf militer ketika ia menjadi Panglima ABRI. Jabatan militer terakhirnya adalah Panglima Komando Daerah Militer (KODAM) Hasanuddin (1960-1964). Setelahnya, dia menjadi menteri perindustrian (1964-1978), sejak akhir pemerintahan Sukarno dan dekade awal pemerintahan Soeharto. 

Sebagai Panglima ABRI, Jusuf yang rajin menyambangi bawahan menjadi populer di kalangan prajurit ABRI. Bahkan, ia kerap memberi kenaikan pangkat langsung di lapangan. Hal ini menimbulkan isu bahwa Jusuf hendak menggantikan Soeharto sebagai presiden. 

Suatu kali, Soeharto mengumpulkan jenderal-jenderalnya. Ada Menteri Dalam Negeri Amir Machmud, Menteri Sekretaris Negara Sudharmono, serta Asisten Intel Hankam Leonardus Benjamin Moerdani. Menanggapi tuduhan itu, dalam pertemuannya dengan Soeharto itu, Jusuf menggebrak meja. 
 
"Bohong! Itu tidak benar semua! Saya ini diminta untuk jadi Menhankam/Pangab karena perintah Bapak Presiden. Saya ini orang Bugis. Jadi saya sendiri tidak tahu arti kata kemanunggalan yang bahasa Jawa itu. Tapi saya laksanakan tugas itu sebaik-baiknya tanpa tujuan apa-apa," kata Jusuf seperti dicatat dalam biografi M. Jusuf yang ditulis Atmadji Sumarkidjo, Jenderal M Jusuf: Panglima Para Prajurit (2006). 

Semua yang hadir terkejut dan terdiam. Sebelumnya, tak pernah ada yang berani menggebrak meja di hadapan Presiden Soeharto. Pertemuan itu pun dibubarkan. 

Pernah ada kejadian, Jusuf dapat surat dari seorang perwira (Mayor X) pada 26 Februari 1983. Jusuf yang kenal dengan sang pengirim surat enggan membeberkan identitasnya. Kala itu, Jusuf akan digantikan oleh Moerdani menjadi panglima dan perwira ini tidak suka kepada Moerdani. 

"Saat ini adalah detik-detik bersejarah. Bapak terpanggil untuk menyelamatkan negara. Bapak jangan goyah. Demi TNI kita yang tercinta kalau berdiri teguh sekarang—pasti menang," tulis Mayor X. Jusuf akhirnya bertemu dengan mayor tersebut di sebuah tangsi sekitar Jakarta Timur. 

Di tangsi itu, Jusuf "menemui sejumlah perwira menengah yang telah dikumpulkan Mayor X tadi. Di sana ia mampu menunjukkan kewibawaannya dan meminta mereka tidak melakukan perlawanan atau gerakan lain yang bisa merusak jatidiri TNI," tulis Atmadji Sumarkidjo. 

"Aku paham jiwa-jiwa mereka yang memprotes atau kecewa karena rupanya mereka juga mendengar rencana pergantian Menhankam/Pangab," kata Jusuf dalam buku yang ditulis Atmadji. "Tetapi dalam sejarah dan budaya TNI tidak mengenal istilah protes, memberontak atau membangkang perintah." 

Mereka pun menurut pada Jusuf. Setelah tak jadi menteri dan panglima, Jusuf menjadi anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sejak 1983 hingga 1993. 

Jadi Tentara Karena Revolusi dan Keterusan

Tak seperti orang Jawa, Minahasa, dan Ambon, tak banyak orang Bugis yang menjadi serdadu KNIL. Memang ada segelintir orang Bugis yang menjadi kombatan, tapi kebanyakan pantang jadi serdadu. Revolusi kemerdekaanlah yang membuat M. Jusuf jadi tentara, seperti halnya Wolter Mongisidi atau Emmy Saelan. Nama terakhir adalah kakak dari mantan kapten tim nasional sepakbola Indonesia dan juga kakak dari istri kedua Jusuf di kemudian hari, Elly Saelan. 
Menurut catatan Barbara Sillar Harvey dalam Pemberontakan Kahar Muzakkar: Dari Tradisi Ke DI/TII(1989), dari Sulawesi pada "bulan September (dia) pergi ke Jawa dengan perahu." Jusuf kala itu jadi bagian dari proyek ekspedisi militer Republik ke Sulawesi, Tentara Rakyat Indonesia Persiapan Sulawesi (TRI-PS) pertama. Ekspedisi yang dipimpin Jusuf berangkat sekitar Juni 1946. Sialnya, ia tertangkap tentara Belanda di lepas pantai Bali dan ditawan di Surabaya selama setahun. 

Beruntung, Andi Gappa, abangnya yang anggota Parlemen dari Negara Indonesia Timur (NIT), mengurus pembebasannya. Setelah bebas, dia kembali ke Yogyakarta, dan sempat jadi ajudan Kahar Muzakkar. Ketika itu, pangkat pemuda yang pernah sekolah di Hollandsche Inlandsche School (HIS) Watampone ini adalah kapten. Menjelang Belanda angkat kaki, Jusuf mengikuti latihan Corps Polisi Militer pada 1949. Sebelum revolusi betul-betul kelar, laki-laki dengan nama asli Andi Mo'mang ini disuruh kawin. 

"Menurut AM Fatwa, seorang sepupu Jusuf, Kaharlah yang mendesak Jusuf untuk segera kawin," tulis Salim Said dalam Menyaksikan 30 Tahun Pemerintahan Otorites Soeharto (2016). Masih menurut Salim, kawan seperjuangan yang sama-sama berasal dari Sulawesi Selatan, Andi Mattalata—yang kemudian hari jadi Panglima di Sulawesi Selatan juga seperti Jusuf—bertindak sebagai pemimpin panitia perkawinan Jusuf. 

Jusuf menikahi Maesaroh, yang merupakan cicit dari pendiri Muhammadiyah Ahmad Dahlan. Dari pernikahan itu, Jusuf memperoleh satu anak perempuan tapi berakhir dengan perceraian. Jusuf kemudian menikah lagi dengan Elly Saelan hingga akhir hayatnya pada 2004 itu. Dari ikatan itu, ia beroleh satu anak, Jaury Jusuf Putra, yang meninggal ketika masih bocah. 

Selama di Yogyakarta, Jusuf mulai dikenal Sukarno. Bersama mertuanya, Jusuf sering mendatangi Istana Gedung Agung Yogyakarta, tempat tinggal Presiden Sukarno sebagai kala itu. Menurut Andi Mattalata dalam memoarnya Meniti Siri' dan harga Diri (2003), "perangai Kapten Andi Mo'mang sopan dan halus, sangat menarik simpati Presiden. Akhirnya, Kapten Andi Mo'mang dianggap sebagai anak tertua dari Bung Karno." 


M. Jusuf, Panglima Kesayangan Para Prajurit
Setelah terlibat dalam ekspedisi militer ke Indonesia Timur, Jusuf menginjakkan lagi tanah leluhurnya, Sulawesi Selatan. Dengan pangkat kapten, dia melanjutkan karier militernya meski Belanda sudah angkat kaki. Dia berdinas di Sulawesi Selatan yang penuh gejolak pemberontakan yang dilakukan bekas atasannya, Kahar Muzakkar. Dia sempat juga jadi Komandan Resimen Infantri (RI) ke-24 di Manado. 

Namanya pun tercatat sebagai penandatangan Piagam Perjuangan Rakyat Semesta (Permesta) pada 1957. Namun, dia tak ikut arus pemberontakan. Dia hanya berpikir sebagai tentara: melaksanakan apa yang ditugaskan oleh atasan dan ikut kata pemerintah. "Karir Jusuf menanjak ketika teman-temannya di Permesta akhirnya menjadi pemberontak yang ditumpas TNI," tulis Salim Said. 
 
Akhirnya, Jusuf menjadi Panglima Kodam di Sulawesi Selatan dengan pangkat kolonel. Hampir lima tahun dia menjadi Panglima Kodam dengan masalah berat yang sulit diatasi pendahulu-pendahulunya sebagai panglima di daerah itu: meredakan pemberontakan Kahar Muzakkar. Di masanya, berkat bantuan pasukan pemukul dari Kodam Siliwangi, Kahar Muzakkar berhasil ditembak mati oleh para prajurit maung pada 3 Februari 1965. 

Beberapa bulan kemudian, setelah Kahar tertembak, Jusuf ditarik Sukarno menjadi Menteri Perindustrian Ringan. Sampai 14 tahun kemudian, dia tak berkarier di militer meski pangkatnya terus naik. Sebagai menteri, pangkatnya menjadi Brigadir Jenderal. Ketika Sukarno jatuh, dia termasuk jenderal yang menemui sang presiden bersama Basuki Rahmad dan Amir Machmud. 

Mereka bertiga menjadi tokoh penting di balik Surat Perintah 11 Maret 1965 (Supersemar). Setelahnya, dia terus jadi menteri sampai gebrakan tangannya di meja Soeharto. 

Baca Selengkapnya ....

Ini Syarat untuk Timnas Indonesia U-22 saat Jumpa Kamboja Agar Lolos ke Semifinal?

Posted by Unknown Selasa, 22 Agustus 2017 0 komentar
(Foto: Bolalob)

Tim nasional Indonesia U-22 meraih hasil imbang tanpa gol ketika berhadapan dengan Vietnam di laga keempat putaran grup B SEA Games 2017.


Bertanding di Stadion Selayang, Batu Caves, Selangor Selasa (22/8/2017) malam, kedua tim berbagi satu poin dengan hasil akhir 0-0.

Hasil ini membuat Indonesia ada di peringkat tiga klasemen dengan raihan 8 poin dalam empat laga.

Sementara Vietnam masih memimpin klasemen dengan raihan 10 poin, diikuti oleh Thailand dengan poin yang sama berkat kemenangan 2-0 atas Filipina.



Vietnam unggul agresivitas gol sebanyak 11 gol, dibandingkan dengan Thailand yang hanya 6 gol.

Jika ingin lolos ke semifinal, Indonesia harus meraih kemenangan minimal 3-0 saat melawan Kamboja di partai akhir. Tak peduli dengan hasil laga antara Vietnam melawan Thailand.
Mengacu pada regulasi agresivitas gol, tiga gol Indonesia ke gawang Kamboja kelak akan membuat Garuda memiliki total agresivitas gol sebanyak 7. Itu lebih baik dari Thailand, jika mereka bermain imbang dari Vietnam di laga terakhir.

Kemenangan dengan skor berapapun juga bisa membawa Indonesia lolos, namun dengan catatan harus ada pemenang di laga Vietnam dan Thailand.

Hasil imbang apalagi kekalahan saat melawan Kamboja di partai akhir, membuat Indonesia harus melupakan medali di SEA Games kali ini.

Sumber: https://bolalob.com


Baca Selengkapnya ....

Tiket

Popular Posts

LAYANAN TIKET PESAWAT MURAH support SENI BERBELANJA DI RUMAH - Original design by Bamz | Copyright of Berbagi Berita Terkini.