Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Datang Bulan

Posted by Unknown Jumat, 11 Juli 2014 0 komentar


Ilustrasi

"Tamu bulanan" biasanya mendatangkan sejumlah gejala, antara lain membuat mood  mudah naik turun,  malas bergerak dan nafsu makan meningkat. Memang tak ada salahnya mengkonsumsi makanan lebih banyak pada periode menstruasi, yang tidak tepat adalah makan banyak tanpa memperhatikan kandungan makanan tersebut. Biasanya ini adalah penyebab berat badan malah bertambah ketika selesai datang bulan.

1. Sayuran dan buah-buahan
Buah-buahan serta sayuran adalah makanan paling baik untuk dikonsumsi. Begitupula saat Anda menstruasi. "Gula yang terkandung secara alami pada buah-buahan, akan memenuhi kebutuhan gula yang tinggi saat Anda datang bulan" ujar Tari Rose, ahli kebugaran.

2. Hindari minuman mengandung kafein
Mengonsumsi minuman yang mengandung kafein akan membuat perut menjadi makin kembung dan perih. Kandungan kafein merangsang asam lambung dan usus yang lebih  sensitif saat datang bulan.

3. Makan makanan berkalsium tinggi
Menurut konselor gizi dan kesehatan Latham Thomas, perempuan memerlukan setidaknya 1.200 miligram kalsium setiap harinya. Anda dapat mengkonsumsi brokoli, yogurt, atau makanan berkalsium tinggi lainnya untuk memenuhi kebeutuhan kalsium tersebut.

4. Hindari makanan yang terlalu asin
Tubuh kita memang membutuhkan garam, tetapi makanan yang mengandung terlalu banyak garam seperti makanan cepat saji dan makanan yang diproses berbahaya bagi tubuh. Jumlah yang direkomendasikan oleh para ahli adalah 2.300 miligram perhari atau setara dengan 1 sendok teh penuh.

5. Cokelat
Makan cokelat, terutama cokelat hitam yang mengandung 60 persen kandungan biji kokoa tiap hari selama Anda datang bulan sangat dianjurkan. Cokelat akan membantu mengurangi nyeri saat datang bulan, dan antioksidan yang ada pada coklat akan membatu mood  menjadi gembira.

6. Makanan yang mengandung magnesium tinggi
Makanan yang kaya magnesium seperti kacang-kacangan dan tahu akan mengurangi perut kembung saat datang bulan

7. Jangan lupa konsumsi air dan vitamin
Vitamin yang baik dikonsumsi saat datang bulan adalah vitamin E yang terdapat pada alpukat, dan kuning telur.  Jangan lupa untuk banyak mengkonsumsi air putih saat anda datang bulan.

Sumber : sheknows.com

Baca Selengkapnya ....

Buah Apel Tingkatkan Libido Wanita

Posted by Unknown Kamis, 10 Juli 2014 0 komentar

Ilustrasi

Kandungan kalorinya yang rendah membuat buah apel menjadi snack andalan bagi wanita yang ingin menjaga berat badannya. Tetapi ternyata buah ini juga berpotensi sebagai afrodisiak.

Menurut sebuah studi terbaru, buah apel bisa meningkatkan gairah seksual wanita. Jika dikonsumsi setiap hari, buah ini bisa meningkatkan fungsi seksual pada wanita yang sehat. Demikian menurut kesimpulan studi yang dipublikasikan dalam Archives of Gynecology and Obstetrics.

Penelitian tersebut menganalisa 731 wanita Italia sehat berusia 18-43 tahun. Seluruh partisipan diminta melaporkan konsumsi apel harian mereka dan juga pola makannya.

Para responden dibagi dalam dua kelompok, pertama adalah yang makan apel setiap hari (lebih dari satu buah), dan yang makan apel kurang dari satu buah setiap hari. Mereka juga diminta mengisi Indeks Fungsi Seksual Wanita (FSFI). Dalam indeks tersebut teradapat 19 pertanyaan tentang aktivitas seksual, termasuk frekuensi dan kepuasan seksual.

Hasilnya, mereka yang makan apel setiap hari memiliki skor FSFI paling tinggi. Ini berarti mereka mengalami peningkatan kepuasan seksual.

Sering mengonsumsi apel ternyata akan meningkatkan lubrikasi dan fungsi seksual, sehingga mereka pun lebih puas saat berhubungan seksual.

Para peneliti menduga phloridzin yang terdapat dalam apel mungkin menjadi penyebabnya. Phloridzin adalah kandungan yang mirip dengan hormon seks wanita yang disebut estradiol yang berperan besar dalam gairah seksual.


Baca Selengkapnya ....

Bagaimana Cara Kerja "Quick Count"?

Posted by Unknown 0 komentar


Quick count Pilpres 2014.

Pasca-pemungutan suara pemilu presiden 9 Juli 2014, publik dihadapkan pada dua versi hasil hitung cepat atau quick count yang hasilnya berbeda. Delapan lembaga survei menempatkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla unggul dibandingkan rivalnya, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Sementara itu, empat lembaga survei lainnya menunjukkan hasil yang sebaliknya, Prabowo-Hatta menempati urutan pertama.

Bagaimana sebenarnya sebuah lembaga membangun dan membuat agar mesin quick count bekerja?

Anggota Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia Hamdi Muluk mengatakan, quick count atau Parallel Vote Tabulation (PVTs) merupakan alat yang diadopsi dari The National Democratic Institute (NDI). Hamdi menjelaskan, quick count adalah alat untuk mengetahui hasil pemilu secara cepat dengan mengambil sampel di tempat pemungutan suara (TPS).

"Quick count bukan sekadar untuk tahu pemilu saja, tapi juga sebagai perbandingan dengan hasil resmi KPU (Komisi Pemilihan Umum). Jadi bisa dibilang ini adalah alat untuk mengawal demokrasi," kata Hamdi, saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis (10/7/2014) petang.

Berikut tahapan-tahapan kerja lembaga survei saat melakukan quick count:

1. Menentukan sampel TPS
Langkah pertama membangun mesin quick count adalah menentukan sampel TPS. Hamdi mengatakan, sampel TPS yang diambil harus diambil secara acak dan representatif dengan mewakili karakteristik populasi di Indonesia.

"Semakin besar jumlah sampel TPS yang diambil, semakin kecil tingkat kesalahan atau margin of error," kata dia.

Sementara itu, Manajer Riset Poltracking Arya Budi juga menyatakan, makin besar jumlah sampel yang diambil, makin akurat hasil yang didapat. Dia juga mengatakan, metode acak (random sampling), terutama multistage random sampling juga ikut menjadi penentu akurasi selain jumlah sampel.

"Hampir semua quick count memakai metode pengacakan sehingga persebaran merata dan proporsional. Kalau di luar pengacakan, hasilnya bisa jadi berbeda meski jumlah sampelnya sama-sama 2.000 TPS," ujar Arya.

Dia menjelaskan, penentuan sampel di Poltracking dilakukan di tingkat pusat. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, kata Arya, penentuan sampel harus dilakukan mulai dari nasional, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan, hingga TPS.

"Titik krusial quick count ini ada di sampling (penentuan sampel). Semakin ketat melakukan sampling, semakin bagus (hasilnya). Akurasi berbicara di level sampling," jelasnya.

Hamdi menambahkan, jumlah sampel TPS juga terkait dengan alokasi dana yang dimiliki. Semakin banyak jumlah sampel, kata dia, semakin besar pula dana yang dikeluarkan karena berkaitan dengan honor para relawan.

2. Merekrut relawan
Arya mengatakan, merekrut relawan adalah langkah kedua membangun tahapan melakukan quick count, setelah menentukan sampel TPS. Para relawan ini bertugas memantau TPS hingga rekapitulasi suara untuk kemudian mengirimkannya ke pusat data.

Menurut Arya, dalam prosedur standar lembaganya, para relawan direkrut berdasarkan asal kelurahan di mana sampel TPS berada. Alasannya, para relawan bisa lebih mengetahui tantangan geografis dan sosial wilayah TPS.

Selain itu, kata Arya, Poltracking juga membekali para relawan dengan pelatihan mengenai quick count. Selain memberikan logistik, relawan akan mendapat pengetahuan dan keahlian dari tutor di tingkat provinsi.

Poltracking juga menerapkan quality control dua lapis terkait relawan. Pertama, ada spotchecker yang bertugas secara acak untuk mengetes pengetahuan relawan mengenai quick count di TPS. Kedua, keberadaan relawan harus diketahui oleh pihak Kelompok Panitia Penyelenggara Suara (KPPS) setempat.

"Kami punya prosedur setiap relawan, kuesionernya ditandatangani atau dicap oleh KPPS setempat sebagai bukti kalau dia ada di TPS. Kita juga menyimpan nomor telepon KPPS kalau sewaktu-waktu dibutuhkan," terang dia.

Sementara itu, Hamdi mengatakan, komponen terbesar pengeluaran uang dalam proses quick count memang membayar honor para relawan.

Arya juga mengakui, mesin quick count Poltracking menggunakan alokasi dana yang besar. Namun, ia enggan menyebutkan besaran dana yang dikeluarkan, termasuk besaran honor yang dibayar kepada setiap relawan.

3. Simulasi quick count
Setelah mesin quick count terbentuk, langkah selanjutnya adalah menguji coba apakah mesin tersebut telah bekerja dengan baik. Arya mengatakan, Poltracking melakukan simulasi quick count selama seminggu sebelum pemilu presiden.

Simulasi ini bertujuan untuk mengetahui letak kelemahan mesin quick count. Dengan demikian, kata dia, human error dan technical error tidak terjadi pada hari-H.

"Quick count ini kami selenggarakan tidak main-main. Kami ingin memastikan mesin itu bekerja sesuai prosedur dan metode yang ditentukan pusat," ujar Arya.

4. Mengirim rekapitulasi ke pusat data
Hamdi mengatakan, para relawan yang memantau di setiap TPS biasanya akan mengirim hasil rekapitulasi suara dalam formulir C-1 dengan menggunakan layanan pesan singkat atau SMS. Mereka mengirimkan hasil rekapitulasi ke pusat data.

"Setelah masuk ke data center, kemudian ditabulasi," kata dosen di Departemen Psikologi UI itu.

Arya menambahkan, Poltracking juga menggunakan layanan call center yang terdiri dari 50 orang yang berada di tingkat pusat. Penggunaan call center itu, kata dia, bertujuan untuk menjemput data di lapangan yang terlambat masuk.

5. Mengolah data dan menampilkan hasil
Setelah data lapangan masuk ke pusat data, maka data tersebut akan diolah melalui perangkat lunak (software) yang dibuat oleh programer. Hamdi mengatakan, lembaga survei yang relatif lebih mapan biasanya memiliki software yang canggih untuk mengolah data.

Menurut Arya, Poltracking memiliki server pusat yang melakukan rekapitulasi dan pengumpulan data. Proses pengolahan data dilakukan dengan menerapkan ilmu statistik yang secara ilmiah dapat dipertanggungjawabkan.

Hamdi mengatakan, data yang berasal dari lapangan akan terus masuk dan puncaknya biasanya terjadi sekitar pukul 14.00 hingga 15.00. Biasanya, kata dia, hasil quick count mulai stabil saat data yang masuk sudah mencapai 80 persen.

"Makanya, meski data belum masuk semua, terkadang lembaga quick count sudah mengumumkan hasilnya kepada masyarakat siapa yang menjadi pemenang pemilu," kata dia.

Sumber: kompas.com


Baca Selengkapnya ....

Denny Indrayana: Saya "Nyoblos" Paling Pertama dan Pilih JOKOWI-JK

Posted by Unknown Selasa, 08 Juli 2014 0 komentar


Wamenkum dan HAM Denny Indrayana

Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana telah memberikan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) pada Rabu (9/7/2014) pagi. Ia mengaku antre di urutan pertama dan mencoblos kandidat nomor dua, Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Denny menuturkan, dirinya mencoblos di TPS 02, di daerah Menteng Dalam, Jakarta Selatan. Ia memilih Jokowi-JK dengan alasan pasangan tersebut lebih baik dari kandidat lainnya.

"Saya sudah nyoblos paling pertama. Kenapa Pak Jokowi? Pertimbangan saya untuk Indonesia anti-korupsi," kata Denny, saat dihubungi, Rabu pagi.

Ia mengungkapkan, di antara banyak kriteria yang ia timbang dari kedua pasangan yang ada, Jokowi-JK unggul dalam hal komitmen pemberantasan korupsi, rekam jejak, dan dianggap lebih mampu memberikan harapan. Tapi untuk soal menang dan kalah, ia tak bersedia menyampaikan prediksinya.

"Saya percayakan masa depan bangsa ke pundak pak Jokowi. Dia yang paling menjanjikan. Soal menang atau kalah, itu nomor sekian," ujarnya.

Sumber: kompas.com

Baca Selengkapnya ....

Hebat... Pelajar Indonesia Paling Diincar Perusahaan Jepang !!

Posted by Unknown Sabtu, 05 Juli 2014 0 komentar


Berdasarkan data Career Office APU tahun 2013, job placement rate untuk anak-anak Indonesia pada 2012 lalu mencapai angka 100 persen, sementara pada 2012 lalu turun sedikit, hanya 96,7 persen.

Kantor karir (career office) Ritsumeikan Asia Pacific University (APU), Beppu, Jepang, menempatkan para pelajar Indonesia sebagai pelajar paling diincar perusahaan-perusahaan multinasional Jepang. Kemampuan bahasa Jepang dan Inggris para pelajar Indonesia dinilai sangat baik, sebaik kemampuan studi di bidangnya masing-masing.

Demikian dipaparkan Masako Posselius, Manager Career Office Ritsumeikan APU, di kantornya di Kampus APU, Kamis (19/6/2014). Masako, yang juga menjabat Global Career Development Facilitator (Japan), bahkan menegaskan bahwa lulusan Indonesia banyak dicari karena dianggap sangat kreatif, selain punya passion dan kemampuan bahasa lebih baik dibandingkan pelajar asal Asia Tenggara lainnya.

"Terutama untuk bahasa Jepang. Anak-anak Indonesia banyak dicari untuk mengisi banyak posisi manajer eksekutif. Mereka dinilai kreatif sehingga kerap dipercaya mampu membawa visi dan misi perusahaan," ujar Masako.

Berdasarkan data Career Office APU tahun 2013, job placement rate untuk anak-anak Indonesia pada 2012 lalu mencapai angka 100 persen, sementara pada 2012 lalu turun sedikit, hanya 96,7 persen. Masako mengatakan, pada 2013 lalu, 73 persen dari total pelajar asal Indonesia di APU pun tercatat paling aktif mencari pekerjaan.

"Jadi, persentase anak Indonesia yang mendapatkan pekerjaan di Jepang itu 65 persen, yang bekerja di Indonesia 17 persen, sedangkan sisanya yang 17,5 persen itu di negara lain atau melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi," kata Masako.

Mesih berdasarkan data Career Office APU, pada 2013 lalu tercatat sebanyak 355 perusahaan Jepang mendatangi APU untuk menggelar rekrutmen tenaga kerja first graduate. Kunjungan dan rekrutmen yang disebut dengan "On Campus Recruiting" itu kerap dijadikan kesempatan bagi para mahasiswa Ritsumeikan APU, khususnya mahasiswa tingkat 3 dan 4, untuk mulai merancang job hunting.

"Karena pada saat itu para mahasiswa hanya mulai fokus pada akhir masa studinya dan serius dengan aktivitas riset mereka untuk menyelesaikan studi. Sejauh ini, para alumni dan perusahaan selalu puas dengan capaian anak-anak Indonesia yang mereka rekrut," kata Masako.


Di Ritsumeikan APU, jumlah mahasiswa Indonesia yang mencapai 217 orang, menduduki posisi keempat dari 5.480 total mahasiswa internasional yang menimba ilmu di perguruan tinggi itu.

Non-akademik

Di Ritsumeikan APU, jumlah mahasiswa Indonesia yang mencapai 217 orang, menduduki posisi keempat dari 5.480 total mahasiswa internasional yang menimba ilmu di perguruan tinggi itu. Berdasarkan data Mei 2014, dengan total 202 mahasiswa tingkat sarjana (S-1) dan 14 mahasiswa pascasarjana (S-2), serta 1 mahasiswa non-gelar, jumlah mahasiswa Indonesia secara berurutan berada di bawah China (572 mahasiswa), Korea (513 mahasiswa), serta Vietnam (336 mahasiswa).

Namun demikian, menurut Dahlan Nariman, Vice Dean of Admission-Associate Professor Ritsumeikan Asia Pacific University (APU), secara kualitas anak-anak Indonesia tidak kalah dibandingkan para mahasiswa asal ketiga negara di atasnya. Selama 5 tahun terakhir, lanjut dia, kemampuan akademik dan non-akademik anak-anak Indonesia justeru dianggap lebih baik.

"Untuk akademik rata-rata GPA atau IPK anak Indonesia itu 3,00. Sementara yang dianggap paling menonjol dari anak-anak Indonesia itu khususnya dari sisi non-akademik. Para mahasiswa Indonesia dinilai paling kreatif untuk urusan non-akademik dan selalu unggul dibanding anak lain," ujar Dahlan. 

Dahlan mengatakan, berdasarkan survei Carrier Office Ritsumeikan APU pada 2013 lalu spesifikasi kebutuhan sumber daya manusia yang diinginkan perusahaan-perusahaan internasional Jepang tidak hanya menitik beratkan pada kemampuan teknis (skil) dan potensi akademik. Lebih dari itu, beberapa variabel non-teknis (non-skil) sangat mereka butuhkan dari para sarjana lulusan perguruan tinggi.

"Kepemimpinan, kemampuan menemukan masalah, kemampuan mengeksekusi rencana, memberi inspirasi orang di sekitarnya, suka belajar dan memperbaiki diri, serta punya semangat kerjasama yang tinggi. Kriteria itulah yang utama," kata Dahlan.

Sumber: kompas.com


Baca Selengkapnya ....

Ini Bukti Seks Jadi Resep Sukses di Piala Dunia 2014

Posted by Unknown Jumat, 04 Juli 2014 0 komentar

Istri Robin van Persie, Bouchra

Padatnya jadwal latihan dan pertandingan, tempo bermain tinggi plus tekanan, menjadi rutinitas pemain sepak bola di turnamen level Piala Dunia. Para pemain perlu cara buat melepas ketegangan itu, salah satunya yaitu dengan menghabiskan waktu senggang bersama pasangan.

Namun, tidak semua pelatih membebaskan pemainnya untuk bersama pasangan masing-masing di waktu senggang. Seperti dilaporkan Daily Mail, hasil penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi antara kebebasan tersebut dan prestasi tim di Piala Dunia 2014.

Semua negara yang melarang pemainnya berhubungan seksual di Piala Dunia 2014 ternyata telah tersingkir. Sementara tim dengan peraturan lebih santai tentang masalah ini mampu menikmati hasil yang lebih baik di lapangan.

Pemain Jerman dan Belanda diizinkan bertemu istri dan pacarnya masing-masing. Bahkan pasangan ini boleh untuk tinggal bersama di hotel tim. Hasilnya, Jerman dan Belanda mampu melaju ke perempat final.

Sementara itu, Perancis, Brasil, dan Kosta Rika memiliki aturan yang lebih rumit tentang seks. Pemain masih diizinkan bertemu dengan pasangannya, tetapi tidak tinggal bersama dalam hotel tim. Sedangkan pemain Argentina, Belgia, dan Kolombia baru saja dibolehkan bertemu pasangan.

Membiarkan pemain menghabiskan waktu intim dengan orang yang dicintai juga dilakukan oleh Amerika Serikat, Swiss, Uruguay, dan Nigeria. Semuanya berhasil masuk ke babak 16 besar.

Sedangkan negara yang melarang seks, seperti Spanyol, Rusia, dan Bosnia Herzegovina, gagal melaju ke babak kedua. Cile dan Meksiko sebenarnya juga melarang pemain bertemu pacar atau istri, tetapi mereka hanya sampai di 16 besar.

Beberapa pelatih menekankan bahwa seks bukanlah hal terpenting. Arsitek Brasil Luiz Felipe Scolari mempersilakan pemainnya berhubungan intim dengan pacar atau istri, tetapi ada syaratnya.

"Para pemain bisa berhubungan seksual normal selama Piala Dunia. Biasanya seks yang normal dilakukan dengan cara seimbang, tetapi tidak dengan cara tertentu seperti melakukan seks dengan akrobat. Kami akan memberi batas dan survei kepada para pemain," jelas Scolari.

Pelatih Kosta Rika, Jorge Luis Pinto, mengaku bahagia bila melihat pemainnya bisa tenang setelah terlibat dalam aktivitas seksual dengan pasangannya masing-masing. Luis Pinto percaya bahwa seks dalam waktu yang lama memiliki efek yang merugikan buat atlet. Seks dapat mengganggu pemain sebelum pertandingan besar.

Sayangnya, kebijakan waktu santai bersama pasangan tidak dipakai oleh Inggris. Padahal, WAGs (istri dan pacar) para pemain Inggris yang kerap jadi sorotan publik. Akibatnya, The Three Lions pun gagal klimaks dan terusir di babak penyisihan grup.



Baca Selengkapnya ....

7 Mitos Keliru Seputar Berhenti Merokok

Posted by Unknown Rabu, 02 Juli 2014 0 komentar
Ilustrasi

Tentu kita sudah sering mendengar berbagai keuntungan positif dari berhenti merokok, tetapi sayangnya bukan perkara mudah untuk menghentikan kebiasaan buruk ini.
Banyaknya mitos-mitos keliru mengenai usaha berhenti merokok tak jarang juga membuat kita bingung. Nah, agar Anda tidak terjebak dalam mitos keliru, ketahui fakta yang benar sehingga Anda bisa segera mengucapkan selamat tinggal pada rokok.

1. Rokok elektronik bantu berhenti merokok
Sebuah studi terbaru dari Universitas California di San Francisco, AS, menemukan bahwa rokok elektronik (e-cigarettes) tidak efektif membantu perokok untuk berhenti. Hasil analisa 82 studi menunjukkan, orang yang menggunakan rokok elektronik hanya sedikit yang benar-benar berhenti merokok.

2. Bikin gemuk
Ini sebenarnya juga hanya mitos, karena beberapa studi ilmiah justru menunjukkan orang yang merokok ternyata lebih gemuk. Memang, berat badan bisa bertambah setelah kita berpisah dengan rokok, tapi ini hanya terjadi jika kita mengganti rokok dengan makanan tidak sehat.

3. Biaya lebih mahal
Banyak orang yang sulit berhenti merokok sendiri berkilah konsultasi dokter dan obat-obatan untuk membantu mengurangi kecanduan nikotin sangat mahal. Padahal, pengeluaran untuk membeli rokok juga tidak sedikit. Belum lagi biaya premi asuransi kesehatan yang harus dibayar perokok juga lebih tinggi.

4. Hookah alternatif yang lebih sehat
Para perokok sosial, mereka yang merokok sesekali saat sedang berkumpul dengan teman, mengira menghisap hookah lebih sehat daripada merokok. Tapi faktanya tidak demikian. Hookah ternyata sama buruknya dengan rokok.

5. Setelah lama jadi perokok, berhenti tak ada manfaatnya
Tak pernah ada kata terlambat untuk mendapatkan efek kesehatan dari bebas rokok. Setelah setahun tanpa rokok, risiko seseorang menderita penyakit jantung akan berkurang setengahnya. Bahkan, setelah 20 menit kita berhenti merokok, kadar karbon monoksida dalam aliran darah menjadi normal.

6. Sulit menghadapi stres
Walau kebanyakan orang merokok saat menghadapi situasi penuh tekanan, sebenarnya orang yang bukan perokok memiliki tingkat kecemasan lebih rendah. Banyak orang mengira setelah berhenti merokok mereka akan lebih stres karena mereka bingung bagaimana harus menghadapi stresnya.

7. Jadi kurang produktif
Walau Anda mungkin merasa merokok di pagi hari akan membuat Anda lebih fokus dan banyak ide, sebenarnya para perokok lebih banyak mendapat kerugian. Secara umum perokok lebih gampang sakit dan izin tidak bekerja, produktivitas pun menurun. Para perokok juga akan lebih sering meninggalkan pekerjaannya untuk merokok di luar, akibatnya tugas-tugas terbengkalai dan jam kerja jadi lebih panjang.


Baca Selengkapnya ....

Pola Asuh Penuh Cinta Bentuk Karakter Positif Anak

Posted by Unknown 0 komentar

Ilustrasi

Berita tentang korupsi, kekerasan, atau perundungan (bullying) para murid sekolah, di media selama beberapa tahun terakhir telah menjadi makanan kita sehari-hari. Sebuah tanda bahwa kita perlu menanamkan kembali pendidikan karakter pada anak.

Pendidikan mengenai budi pekerti, mana yang baik dan buruk, sebenarnya sudah diajarkan di sekolah sejak tingkat dasar hingga pendidikan tinggi. Tetapi, mengapa budi pekerti tersebut tidak juga terlihat dalam kehidupan sehari-hari.

"Kita bisa dengan mudah melihatnya di sekitar kita, saat puasa pun masih ada yang tawuran, belum lagi soal fitnah dan kampanye hitam. Kita tahu mana yang benar, tapi tidak dilakukan," kata Dr.Ratna Megawangi, pendiri Indonesian Heritage Foundation, di acara konferensi pers Misi Pahlawan Cilik Pepsodent di Jakarta (1/7/14).

Ratna mengatakan, pembentukan karakter memang tidak bisa instan, diperlukan disiplin diri untuk bisa mengontrol dorongan diri. "Harus dilakukan dari awal secara benar dan semuanya dimulai dari rumah," katanya.

Ia mengatakan, orang yang berkarakter kuat memebutuhkan nurani yang kuat. "Nurani itu ada dalam diri. Ada rasa malu kalau berbuat salah, ada rasa berdosa kalau menyakiti orang lain," ujarnya.

Nurani tidak bisa berkembang jika dalam diri seseorang berkembang pribadi neurosis. Menurut Ratna, nurani seseorang tidak bisa berkembang jika sejak kecil sudah salah didik.

"Anak-anak yang dibesarkan dengan penuh ancaman, kemarahan, dan minder, akan berkembang menjadi pribadi neurosis. Ini karena anak stres sehingga tubuhnya dibanjiri hormon kortisol atau hormon stres," katanya.

Selain di sekolah, pendidikan yang keliru di sekolah juga bisa membuat anak merasa khawatir, terancam, dan apatis. "Jangan masukkan anak ke sekolah yang seperti penjara," tegasnya.

Pola Asuh

Psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengatakan, anak merupakan cerminan dari orangtua. Jika orangtua memberikan dasar yang kuat, maka anak juga akan tumbuh dengan karakter kuat.

"Orangtua bisa menerapkan pola asuh yang demokratis dalam mendidik anak dan bersifat membimbing anak sesuai dengan kemampuannya tanpa menuntut. Pola ini membangun kedekatan emosional yang kuat," katanya dalam kesempatan yang sama.

Senada dengan Vera, Ratna mengingatkan pentingnya membesarkan anak dalam suasana cinta. "Pola asuh yang penuh cinta akan membuat tubuh anak dibanjiri hormon endorfin sehingga anak pun merasa nyaman, gembira. Ini akan memberi fondasi bagi jiwa yang sehat," ujarnya.

Orangtua juga hendaknya tidak hanya menuntut anak memiliki kemampuan akademis tinggi tapi juga memiliki kecerdasan emosional dan spiritual.

Selain pola asuh, yang tak kalah penting adalah kesehatan fisik. "Anak yang sakit-sakitan akan kehilangan kesempatan untuk belajar. Kesehatan juga punya pengaruh kuat akan kendali psikologis," kata Vera.

Sumber: kompas.com

Baca Selengkapnya ....

Sisi Lain Puasa, Mengurangi Lemak Tubuh

Posted by Unknown Selasa, 01 Juli 2014 0 komentar

Ilustrasi

Berpuasa bukan hanya melatih seseorang hidup teratur, disiplin, dan mencegah kelebihan makan. Lebih dari itu, berpuasa juga menyehatkan karena bisa mengurangi lemak tubuh.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh tim dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, terbukti selama puasa Ramadhan terjadi penurunan berat badan dan perubahan komposisi tubuh, kecuali massa protein.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr.Ari Fahrial Syam, Sp.PD ini dilakukan terhadap 43 orang staf medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi komposisi tubuh secera lengkap, pemeriksaan antropometri, dan analisa asupan makan harian.

Pemeriksaan dilakukan pada hari pertama puasa, hari ke-28 dan empat sampai lima minggu setelah puasa. Para subjek penelitian diberi kebebasan untuk mengonsumsi makanan seperti biasa saat mereka puasa, begitu pula dengan aktivitas fisik. Seluruh subjek penelitian tetap melakukan aktivitas seperti biasa, termasuk bekerja.

Penelitian yang akan dipresentasikan dalam Kongres Gastroenterologi Asia Pasifik tahun 2014 ini memberikan hasil berpuasa selama 14 jam tidak menyebabkan gangguan kesehatan. Malah, berpuasa bisa mengurangi lemak tubuh seseorang.

Penurunan berat badan juga terjadi, tetapi lebih besar pada laki-laki daripada wanita. Rata-rata penurunan berat badan pada laki-laki mencapai 1,4 kg, sedangkan pada perempuan hanya 0,8 kg. Pengurangan lelmak tubuh mencapai 0,5 kg.

Puasa sendiri tidak menyebabkan penurunan protein tubuh. "Hal ini hal baik karena walau terjadi penurunan berat badan dan kadar lemak tubuh, tapi tidak terjadi penurunan protein. Protein kita butuhkan untuk kekuatan otot, baik otot gerak atau otot untuk pernapasan dan jantung," kata dokter Ari dalam siaran persnya.

Tetapi, pemeriksaan lanjutan setelah empat hingga lima minggu pasca puasa ternyata menunjukkan berbagai parameter komposisi tubuh dan berat badan kembali pada kondisi seperti hari pertama puasa.

"Naiknya kembali berat badan setelah Ramadhan ini konsisten dengan penelitian di luar negeri, bahkan beberapa penelitian lain mendapatkan terjadi kenaikan berat badan setelah puasa," paparnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa komitmen untuk mempertahankan berat badan selama Ramadhan tidak konsisten dan tidak berlangsung lama.

"Ramadhan memberi kesempatan kepada kita untuk hidup sehat. Masalahnya apakah kondisi sehat yang telah kita capai ini bisa kita optimalkan dan tetap dipertahankan setelah Ramadhan," tandasnya.

Sumber: kompas.com

Baca Selengkapnya ....

Berwajah Menarik, Orang Lebih Jarang Kena Penyakit?

Posted by Unknown 0 komentar
Ilustrasi

Orang yang berwajah rupawan ternyata bukan hanya lebih beruntung dalam pergaulan dan karier, tapi juga kesehatan.  Menurut sebuah studi baru, orang dengan penampilan menarik memiliki risiko lebih rendah menderita asma, diabetes, dan tekanan darah tinggi.

Studi tersebut juga menemukan, semakin menarik penampilan pria atau wanita, semakin sulit bagi mereka untuk mengalami permasalahan kesehatan, dari mulai kolesterol tinggi hingga depresi. Mereka juga merasa lebih sehat, lebih sedikit waktu tak masuk kerja, dan lebih sedikit didiagnosis berpenyakit semasa hidupnya.

Studi tersebut melibatkan 15.000 pria dan wanita yang berusia 24-35 tahun yang diikuti sejak usia mereka 10 tahun. Peneliti mengklaim studi ini merupakan studi terbesar yang menemukan hubungan antara kemolekan dengan kesehatan.

Menurut peneliti asal dari University of Cincinnati tersebut, kemolekan fisik seseorang menandakan ia memiliki gen yang baik. Gen yang baik juga merupakan sinyalemen kesehatan yang baik, sehingga keturunan yang dihasilkan pun juga sehat.

Dalam studi itu, peneliti melakukan wawancara dan memberikan kuesioner sekaligus menganalisis data kesehatan peserta. Wawancara dan kuesioner tersebut kebanyakan berisi tentang pengalaman didiagnosis dengan penyakit atau gejala tertentu.

Tingkat kemolekan dinilai secara subjektif oleh peneliti setelah 90 menit waancara. Peneliti mengategorikan peserta ke dalam lima kategori, sangat tidak menarik, tidak menarik, rata-rata, menarik, dan sangat menarik.  Hasilnya, terlihat hubungan langsung antara tingkat kecantikan atau ketampanan dengan kondisi kesehatan. Semakin menarik seseorang dinilai, semakin rendah risiko kesehatan yang mereka miliki.

Setiap penambahan tingkat penilaian kemenarikan fisik, pria memiliki risiko 13 persen lebih rendah untuk mengalami kolesterol tinggi, 20 persen lebih rendah untuk tekanan darah tinggi, 14 persen lebih rendah untuk depresi, 23 persen lebih rendah untuk ADHD, dan 21 persen untuk gagap.

Sementara pada wanita, setiap penambahan tingkat penilaian kemenarikan fisik, mereka memiliki risiko 21 persen lebih rendah untuk diabetes, 12 persen lebih rendah untuk asma, 17 persen lebih rendah untuk depresi, 18 persen lebih rendah untuk ADHD, 18 persen lebih rendah untuk gagap, dan 13 persen lebih rendah untuk tinitus.

"Baik pria dan wanita yang nilai lebih menarik juga lebih positif terhadap kesehatannya," kata peneliti.



Baca Selengkapnya ....

Tiket

Popular Posts

LAYANAN TIKET PESAWAT MURAH support SENI BERBELANJA DI RUMAH - Original design by Bamz | Copyright of Berbagi Berita Terkini.