Kado 100 Hari Jokowi: Wasiat Bang Ali

Posted by Unknown Senin, 21 Januari 2013 0 komentar
Hari ini, Selasa, (22/1/2013), tepat seratus hari Joko Widodo menjadi gubernur Jakarta. Dalam waktu yang baru seumur jagung, pria asal Solo ini sudah menghadirkan banyak gebrakan.
13588147911561499489
Cover buku biografi Ali Sadikin
Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama seolah ngebut untuk mewujudkan Jakarta Baru. Gelora perubahan begitu terasa di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sikap para pegawai memang tidak seragam, ada yang antusias tapi tidak sedikit yang skeptis.
Begitu juga di kalangan masyarakat, pro kontra terus mengiringi langkah Jokowi. Aksi blusukan yang biasa ia lakukan juga ramai diperbincangkan. Sebagian besar memuji langkah yang tidak umum ini, tapi ada juga yang mencibir sebagai aksi pencitraan. Well, begitulah demokrasi, siapa saja bebas berpendapat.
Langkah menuju akhir masa bakti masih panjang. Semoga saja beliau mampu menapaktilasi keberhasilan gubernur Jakarta yang paling dikenang, Ali Sadikin. Sepak terjang Jokowi memang amat mirip dengan gaya kepemimpinan Bang Ali.
Sebagai bekal mengarungi perjalanan panjangnya, mungkin Jokowi perlu menyimak beberapa pesan Bang Ali berikut ini:

"Saya tidak begitu gembira ketika ditunjuk sebagai Gubernur Ibukota Jakarta pada tanggal 28 April 1966. Saya sadar, tugas yang dipercayakan pada saya sama sekali asing bagi latar belakang dan pengalaman saya. Saya memulai tugas itu ketika masyarakat sedang dalam masa transisi yang penuh rasa saling curiga. Dalam kondisi ini lalu tumbuh obsesi saya untuk menempatkan kepentingan umum di atas kepentingan golongan dan pribadi dalam menjalankan aneka ragam tugas kepala pemerintahan daerah."

Situasi yang dialami Bang Ali hampir serupa dengan yang kini dihadapi Jokowi. Memang, sebelum menjadi gubernur Jakarta, Jokowi sudah merasakan posisi Walikota Solo. Namun, tentu saja kompleksitas permasalahan yang dihadapi jauh berbeda. Di Jakarta, ia juga harus mengawali kepemimpinannya di tengah masyarakat yang baru saja terbelah sikap politiknya dalam pilkada.
"Dalam minggu-minggu pertama masa pemerintahan saya, saya menemukan kota yang penuh kekacauan dan tidak terkelola dengan baik. Tidak ada program kesejahteraan sosial. Pertumbuhan penduduk sangat tinggi dan masyarakatnya heterogen secara etnis dan sosial ekonomi. Sistem pemerintahan dan aparatnya sudah menjadi alat yang berjalan, atas dasar imbalan, yang khas bagi kondisi politis dan suasana pada waktu itu. Iklim politis-psikologis sangat tidak menguntungkan, yang disebabkan merosotnya kepercayaan warga pada aparat pemerintahan kota."

Lagi-lagi, kondisi yang hampir mirip dihadapi oleh Jokowi. Masyarakat sudah kadung memberi cap elitis pada rezim sebelum Jokowi. Keberpihakan terhadap masyarakat dianggap sangat lemah. Pun demikian dengan sikap perilaku birokrat. Alih-alih menjadi pelayan publik, justru memosisikan diri sebagai pihak yang dilayani.

"Situasi demikian menuntut janji pada diri saya untuk memberikan kepemimpinan yang bertujuan untuk menumbuhkan kembali keyakinan warga kota pada pemerintahannya. Kepemimpinan yang dapat memperhatikan kepentingan masyarakat secara teliti dan benar."

Di bawah kendali Pak Joko, semua diubah. Beliau memulai dari diri sendiri, memberi contoh bagaimana seharusnya menjadi 'pelayan publik' yang baik. Blusukan yang sering dilakukan sejatinya adalah upaya dari Pak Joko untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Dalam konteks kepemimpinan transformasional, Bang Ali bercerita,

"Kepemimpinan yang dapat mengambil keputusan positif secara tepatpada waktunya, dan yang dapat membentuk langkah yang efektif dan memadai untuk menghadapi tiap kemungkinan. Kepemimpinan yang sejauh mungkin berdasarkan prinsip kemanusiaan dan penghormatan terhadap hak individu tanpa memandang status sosial, keyakinan politik atau afiliasi agama. Kepemimpinan yang mampu merumuskan kebijaksanaan politik pragmatis yang bertujuan mengurangi pertentangan ideologis, yang sesuai dengan pengalaman sejarah, tidak menghambat kemajuan nasional, dan lebih sering membawa bencana."

Hingga sejauh ini, sosok Joko Widodo masih menjadi media darling alias figur kesenangan media. Apapun yang dilakukan Jokowi selalu diberitakan, dan seringnya dengan angle pemberitaan yang positif. Popularitas Pak Joko pun meroket terus melewati tokoh-tokoh nasional lain. Bahkan tidak sedikit yang menjagokan gubernur Jakarta ini untuk menjadi Presiden Republik Indonesia. Akan tetapi, alangkah baiknya jika beliau mengingat betul pesan Bang Ali ini:

"Dalam mengemban tanggung jawab ini seringkali popularitas pribadi terancam karena saya harus menginjak banyak kaki politik. Waktu itu dan sekarang pun sasaran yang sudah saya tetapkan adalah membebaskan diri dari kebimbangan dan rasa sungkan sejauh campur tangan politik diperlukan dalam masalah yang terkait pada ketenangan kota."



13588152751436500282
Kerap dicibir doyan pencitraan, tak bisa dipungkiri Jokowi adalah sosok yang dicintai rakyatnya




Satu pesan lagi dari Bang Ali yang cukup penting digarisbawahi adalah, "Ketika saya memulai pemerintahan kota, ternyata karisma saja tidak cukup memenuhi kualitas kepemimpinan untuk mengatasi masalah kota yang tak terhitung banyaknya. Ada risiko-risiko terhitung yang harus ditempuh; tantangan-tantangan terhadap program saya. Pada waktu yang sama, pikiran saya terbuka untuk kritik yang membangun, dan hati pun terbuka bagi mereka yang memberi dorongan. Memang sulit memperkenalkan ide-ide baru, khususnya kepada komunitas yang enggan menerima perubahan karena ciri budaya, latar belakang serta wawasannya."

Penulis : Shendy Adam


Baca Selengkapnya ....

Cerita Supir Taksi tentang Jokowi

Posted by Unknown 0 komentar

Oleh : Ilyani Sudardjat

Kemarin ketika habis belanja minyak kayu putih, minyak telon, sabun dan lain lain, untuk kebutuhan pengungsi banjir, kami naik taksi ke lokasi pengungsi di daerah Pengadegan. Pak supirnya ramah sekali, langsung mengajak ngobrol.
Yang pertama dia menekankan bahwa banjir ini tidak bisa disalahkan pak Jokowi. Karena pak Jokowi kan belum lama jadi Gubernur. Dan hari ini pas hari ke-100 Jokowi menjabat. Yah, kira kira baru 3 bulan lebih beberapa hari deh.
Kemudian, dengan semangat, pak supir juga mengatakan bagaimana pak Jokowi sebagai pemimpin sudah melakukan yang sebaik baiknya bagi warga Jakarta.
'Bayangkan, pak Jokowi tidak tidur setiap hari, paling cuma 2 jam, karena memikirkan rakyatnya. Belum lagi tiap hari siang malam datang ke lokasi banjir untuk memastikan bahwa pekerjaan mengatasi banjir sudah dilakukan sebaik baiknya. Pak Jokowi bahkan ikut membantu mengangkat batu untuk mengatasi tanggul yang jebol itu. Tanggul itu kan sebenarnya urusan pusat, tetapi pak Jokowi mengerjakannya!" kata pak supir lagi.
Aku manggut-manggut dengerinnya. Tahu darimana ya pak supir? Apa aku yang kuper jarang menonton tv? Dan apa benar pak Jokowi ikut bantuin mengangkat batu? Kalau benar, alhamdulillah, diberkatilah Jakarta mempunyai pemimpin seperti itu.
Jadi inget, Nabi SAW juga ikut mengangkat batu, ketika menyiapkan parit untuk pertahanan Khandak. Atau Umar ra yang memanggul sendiri karung gandum ke rumah seorang penduduk, ketika mengetahui penduduknya ada yang kelaparan. Dan Ali ra yang memberi makan orang miskin, walaupun dia juga tidak punya makanan untuk dimakan hari itu.
Pak supir kembali meneruskan. Bahwa sekarang ini di Indonesia tidak ada pemimpin seperti pak Jokowi. Yang benar benar bekerja untuk rakyat. Tidak jaim. Tidak peduli omongan orang. Ikhlas bekerja untuk rakyat. Keikhlasan yang tidak perlu dilisankan oleh pak Jokowi. Tetapi rakyat, atau paling tidak pak supir ini bisa menilainya sendiri.
Dan pak supir juga bilang, gimana dia gemes sekali dengan anggota DPRD yang menghalangi Jokowi masalah APBD itu. Eh, kalau soal DPRD ini aku yang ngomporin deh, hehee. Soalnya memang keterlaluan tuh, beberapa parpol yang memperlambat pembahasan APBD dengan alasan yang terlalu dicari cari. Padahal se-Indonesia ini, tinggal provinsi DKI yang belum ketuk palu APBD nya.
Makanya pak supir dengan semangat menyatakan, rakyat seharusnya bergerak mendemo DPRD kalau menghambat kerja Jokowi. Rakyatlah yang harus bergerak jika Jokowi dihambat birokrasi.
Ketika pak supir mengatakan ini, aku merasa, pembelaan dia terhadap Jokowi juga tulus dari seorang rakyat kepada pemimpinnya. Apakah terlalu lebay, atau memang begitulah adanya. Terhadap seorang pemimpin yang rela blusukan untuk mengetahui riil yang terjadi dan memberikan empati kepada rakyatnya.Rela masuk gorong gorong, untuk melihat jeleknya kualitas pembuangan air disini.
Dan tidak peduli ketika media menyebut ini pencitraan lah. Atau tidak perlu lah pemimpin seperti ini, cukup delegasi ke anak buah. Tetapi seperti kata pak Jokowi, blusukan itu ibarat membuka pintu. Selanjutnya tentu dinas terkait yang harus meneruskan untuk memperbaiki sistemnya.
Ketika kami sampai, sebenarnya pak supir masih semangat cerita. Tetapi intinya, yups, aku sudah tahu, dan aku terharu saja, kalau ada seorang kawulo, seperti aku juga, dan banyak rakyat Jakarta lainnya, begitu mencintai pemimpinnya seperti ini.
100 hari Jokowi-Ahok, insya Allah kedepan akan semakin baik lagi. Apalagi jika rencana-rencana besar yang memang telah matang kajiannya, dieksekusi untuk dilaksanakan. Seperti kata Jokowi, bukan saatnya lagi merencanakan, tetapi implementasinya yang kudu serius!
Sumber : http://sosok.kompasiana.com/2013/01/22/cerita-supir-taksi-tentang-jokowi-521837.html

Baca Selengkapnya ....

Jokowi: Suasana Begini Jangan Tanya 100 Hari

Posted by Unknown 0 komentar


Masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan memasuki ke-100 hari kerja memerintah Ibu Kota, Selasa (22/1/2013).
Menjelang 100 hari masa kerjanya, Jokowi diberi ujian hebat dengan bencana banjir yang menerjang Ibu Kota. Raut muka Jokowi yang khas selalu menebar senyum tampak berubah menjadi muka yang suntuk seakan penuh permasalahan Ibu Kota yang harus segera ia selesaikan.
Saat ditanya wartawan terkait kinerjanya selama 100 hari, Jokowi mengisyaratkan untuk enggan menjawabnya. Jakarta yang masih tanggap darurat menjadi alasan Jokowi untuk tidak mau memikirkan kinerja 100 hari masa kerjanya.
"Jangan tanya 100 hari. Sekarang ini suasana kaya begini kok masih ada yang tanya 100 hari," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (21/1/2013).
Menurut Jokowi, apabila banjir tidak menerjang Ibu Kota, tentunya telah banyak program yang ia putuskan dan segera memulai pembangunannya. Contohnya, pembangunan dua transportasi massal berbasis rel, yaitu mass rapid transit (MRT) dan monorel.
Namun, karena banjir hebat yang menerjang Jakarta, saat ini Jokowi akan fokus untuk menyelesaikan permasalahan banjir dan segera menutupi segala kekurangan bagi pengungsi banjir.
"Kita saat ini masih berkonsentrasi mengurus banjir. MRT dan monorel kalau tidak ada banjir sudah saya putuskan kemarin dan sudah selesai semua kalkulasinya," kata Jokowi.
Namun, Jokowi mengaku masih tetap bersemangat untuk menjalani segala permasalahan multikompleks yang ada di Jakarta seraya menutupi segala permasalahan yang berkumpul menjadi satu di dalam pikirannya.
"Wajahnya kayak begini, dilihat dong wajah saya. Nih dilihat dong wajah saya, masih toh, he-he-he-he," ucap Jokowi seraya tertawa.
Ia juga menjamin tak ada yang berubah dari program-program prioritas yang telah ia ajukan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2013. Namun menurutnya, hanya jadwalnya yang sedikit mundur karena bencana banjir tersebut.
"Semuanya tetap sesuai dengan perencanaan, hanya schedule-nya kita undur karena ada banjir ini," kata Jokowi.
Salah satu kegiatan yang ia undur waktunya adalah public hearing MRT yang sejatinya dilaksanakan pagi tadi pukul 10.00 WIB di Balai Agung Balaikota DKI dengan agenda mendengarkan pemaparan dari Direktur Utama PT MRT Jakarta Tribudi Rahardjo.
Dengan public hearing itu, maka semuanya akan terbuka, mulai dari kalkulasi pembiayaan dengan pemerintah pusat, harga tiket, hingga infrastruktur MRT.
Namun, agenda tersebut dibatalkan karena Jokowi hari ini mengunjungi Gedung DPR/MPR dan juga meninjau Stasiun Pompa Waduk Pluit.
"Sekali lagi, masak lagi ada banjir mau public hearing. Yang bener saja. Kita undur semuanya sampai kira-kira Jakarta menurut kalkulasi sudah aman, baru kita bicara yang lain. MRT ini tinggal mengumumkan saja, tapi dalam momen seperti ini ya enggak pas," kata Jokowi.
Sumber : kompas.com

Baca Selengkapnya ....

Jokowi Setuju Wacana Pemindahan Ibu Kota

Posted by Unknown 0 komentar
Jokowi Setuju Wacana Pemindahan Ibu Kota
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (menggunakan batik cokelat) bersama dengan Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI mendiskusikan antisipasi banjir di Jakarta yang telah darurat. Setelah mengunjungi pimpinan MPR, Jokowi juga mengunjungi pimpinan DPR RI, di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Senin (21/1/2013).

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akhirnya menyetujui wacana pemindahan ibu kota dari Jakarta yang dilontarkan oleh Ketua MPR Taufiq Kiemas. Menurutnya, jika sudah mentok Jakarta banjir terus, tidak ada pilihan lain.
"Kalau memang sudah kita mentok dan kesulitan untuk mengatasi banjir Jakarta, tidak ada jalan lain. Ya, saya sangat setuju dengan Bapak Ketua MPR untuk dipindah," kata Jokowi saat bertemu dengan pimpinan MPR di Gedung MPR RI, Jakarta, Senin (21/1/2013).
Sebelumnya, Taufiq Kiemas mengungkapkan kepesimisannya terkait penyelesaian masalah Jakarta, termasuk banjir. Menurutnya, diperlukan langkah-langkah strategis dan fundamental untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satunya dengan mempertimbangkan kembali opsi pemindahan ibu kota ke daerah lain.
Menurut Taufiq, bencana banjir menambah daftar panjang persoalan yang terjadi di Jakarta, selain kemacetan dan kejahatan. Ia menilai, beban ibu kota harus digantikan dengan daerah lain yang memenuhi syarat, baik secara geografis, geopolitik, maupun sosioekonomis.
"Salah satu daerah yang pernah ditawarkan untuk menggantikan DKI Jakarta sebagai ibu kota negara oleh presiden pertama RI Bung Karno adalah di Palangkaraya, Kalimantan Tengah," ucap Taufiq.
Keputusan pemindahan ibu kota negara itu, lanjutnya, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah bersama DPR, tetapi juga perlu dukungan rakyat Indonesia.

Sumber : kompas.com

Baca Selengkapnya ....

Hary Tanoe: Saya Mundur dari Partai Nasdem

Posted by Unknown 0 komentar
Hary Tanoe: Saya Mundur dari Partai Nasdem
Mantan Ketua Dewan Pakar DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Hary Tanoesoedibjo, memberikan keterangan pers di Gedung HT Foundation, Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (21/1/2013). Hary Tanoesoedibjo mengundurkan diri dari kepengurusan partai Nasdem karena berbeda pendapat dengan pendiri Partai Nasdem, Surya Paloh. Dia tidak setuju dengan keinginan Surya Paloh yang ingin menjadi Ketua Umum Partai Nasdem.

Ketua Dewan Pakar DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Hary Tanoesoedibjo menyatakan mundur dari keanggotaan Partai Nasdem. Hal itu disampaikannya secara resmi dalam jumpa pers, Senin (21/1/2013), di Jakarta.

"Saya menyatakan mundur dalam kapasitas saya sebagai Ketua Dewan Pakar. Mulai hari ini, saya bukan lagi anggota dari Partai Nasdem. Keputusan ini saya lakukan dengan berat hati," kata Hary.

Ia menyatakan, sejak bergabung dengan Partai Nasdem pada 9 Oktober 2011, Hary merasa telah melakukan upaya terbaik, baik energi, pikiran, dana, maupun risiko, untuk berpartisipasi membesarkan Partai Nasdem. "Target utamanya lolos verifikasi dan lolos sebagai partai peserta pemilu. Saya merupakan bagian yang ikut meloloskan Nasdem," kata bos MNC Grup ini.

"Keputusan saya ini tidak mengenakkan, tapi pada satu titik saya harus memutuskan ini. Aktivitas politik harus tetap dijalankan. Destiny keterlibatan saya di politik adalah menjadi bagian dari perubahan untuk bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Saya ingin ikut andil secara nyata, langsung. Karena bagaimanapun politik menjadi satu bagian ideologi dan bagian dari masa depan kita," papar Hary.

Perpecahan di tubuh Nasdem mulai merebak ketika beredar kabar adanya faksi di dalam partai itu. Dikabarkan, Surya Paloh yang akan menjadi ketua umum partai itu berseberangan dengan faksi Hary Tanoe. Beberapa waktu lalu, kelompok Surya Paloh memecat Sekjen Garda Pemuda Nasional Demokrat (GPND), Saiful Haq.Tentang alasannya mundur, Hary mengatakan karena ada perbedaan pendapat dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Nasdem Surya Paloh.

Sumber : kompas.com


Baca Selengkapnya ....

10 Pantangan dalam hubungan rumah tangga

Posted by Unknown Minggu, 20 Januari 2013 0 komentar
10 Pantangan dalam hubungan rumah tangga
Apakah Anda kerap memeriksa isi ponsel dari pasangan? Jika iya, hentikan kebiasaan tersebut sekarang juga. Selain pantang, sebenarnya pasangan juga tidak menyukainya. Berikut ini tepatnya ada sepuluh pantangan dalam hubungan rumah tangga seperti yang dilansir dari Yahoo Shine.
Memeriksa ponselEntah itu memeriksa panggilan, pesan, email, folder foto maupun yang lain, sebaiknya jangan melakukan hal itu. Sebab ponsel adalah sebuah bentuk privasi yang harus Anda jaga. Percaya saja pada pasangan, apa susahnya?
Menceritakan mantanKecuali pasangan memintanya, jangan pernah menceritakan kisah percintaan Anda di masa lalu bersama mantan. Sebab secara tidak sadar, Anda bisa menyakiti atau bahkan membandingkannya dengan mantan.
Membicarakan mertuaSeberapapun Anda tidak menyukai orang tua si dia, jangan pernah membicarakannya dengan pasangan. Sebab meskipun Anda sudah menjadi istri atau suami, orang tua tetap menjadi yang nomor satu bagi si dia.
Pintu kamar mandiKetika buang air, usahakan untuk selalu menutup pintu kamar mandi. Mungkin bagi pasangan pintu kamar mandi yang terbuka saat Anda ada di dalam tidak menjadi masalah. Tetapi apa jadinya jika ada tamu yang ingin mampir buang air dan mendapati Anda duduk di toilet dengan pintu terbuka?
Rebutan remote controlAnda dan pasangan sudah dewasa bukan? Tidak perlu merebutkan remote control. Jika tidak menyukai acara televisi yang disaksikan si dia, menyingkir saja. Nanti Anda pasti punya waktu sendiri untuk menonton televisi.
Kasur terpisahBiasanya, punya anak membuat pasangan suami istri akhirnya tidur secara terpisah. Lama-kelamaan, hal itu pun menjadi kebiasaan. Padahal tidur terpisah membuat hubungan intim semakin renggang bagi suami istri.
Memeriksa laptopSelain ponsel, memeriksa laptop atau komputer pasangan adalah sebuah pantangan dalam hubungan rumah tangga. Sebab laptop juga merupakan bentuk privasi yang sebaiknya dihargai. Jadi tahan diri Anda agar tidak sampai melakukannya.
'Mengikuti' mantanEntah itu tentang informasi terbaru atau bahkan detail tentang kehidupan mantan, Anda tidak perlu lagi mencari tahu hal itu. Lebih baik langsung menjadikannya teman daripada 'mengikuti' mantan secara diam-diam.
Kebiasaan burukJika Anda seorang perokok (atau bahkan peminum), jangan anggap pasangan sebenarnya tahan dengan hal itu. Sebab siapa tahu si dia sangat membenci kebiasaan buruk Anda dan ingin Anda berubah. Jadi kenapa tidak mencoba untuk menghentikannya?
Uang rahasiaPunya simpanan sendiri? Jika iya, sampaikan pada pasangan dan ceritakan uang simpanan tersebut untuk apa. Uang adalah hal krusial dalam hubungan rumah tangga. Meskipun Anda memiliki simpanan untuk kepentingan pribadi, jangan merahasiakannya dari pasangan.
Itulah beberapa pantangan dalam hubungan rumah tangga. Jangan sampai Anda melakukannya ya!
Sumber : merdeka.com

Baca Selengkapnya ....

FUI: Patung bugil di Istana sumber bencana Jakarta

Posted by Unknown 0 komentar
http://klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2013/01/21/141220/540x270/fui-patung-bugil-di-istana-sumber-bencana-jakarta.jpg
Forum Umat Islam (FUI) menuding kemaksiatan menjadi sumber bencana di Jakarta dan Indonesia. Apalagi ada karya seni berupa patung wanita setengah bugil di Istana Negara, hal ini dianggap penyebab Indonesia selalu dirundung bencana.
"Dalam hadits Rasulullah SAW disebutkan tidak akan masuk malaikat ke dalam satu rumah yang ada patung-patung. Apalagi ini patung-patung wanita bugil. Ikon bangsa kita kan Istana, ini sumber syirik, kemaksiatan," kata salah satu koordinator FUI Bernard Abdul Jabbar kepada merdeka.com, Senin (21/1).
Bernard membenarkan penyebab banjir karena tanggul jebol atau curah hujan yang tinggi. Tapi menurutnya itu semua adalah kehendak Allah karena melihat terlalu banyak maksiat di Jakarta. FUI baru mengetahui banyak karya seni wanita setengah bugil setelah melihat pemberitaan Istana kebanjiran.
"Kalau dari kacamata Islam ini mengurangi keberkahan bangsa kita. Kalau malaikat saja tidak mau masuk ke Istana bagaimana negara kita mau diberkahi," tambahnya.
Bernard meminta para pemimpin negeri ini agar mendekatkan diri pada Allah. Para pemimpin yang adil akan membawa berkah bagi seluruh warga, bukan hanya umat Islam tetapi juga agama lain.
"Telah banyak kerusakan di muka bumi ini karena tangan-tangan manusia. Seharusnya para pemimpin bertobat," tegasnya.
Diketahui ada empat patung wanita bertelanjang dada di Komplek Istana Kepresidenan. Patung-patung itu merupakan peninggalan Presiden Soekarno.
Sumber : merdeka.com

Baca Selengkapnya ....

Mendagri hilangkan syarat cap sidik jari pembuatan e-KTP

Posted by Unknown 0 komentar
http://www.amyunus.com/wordpress/wp-content/uploads/2012/10/e-ktp.jpg

Pelaksanaan program elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP) tidak semulus yang direncanakan. Saat ini persoalan distribusi e-KTP menumpuk di kecamatan hampir di seluruh Indonesia.

"Maka Mendagri telah menindaklanjuti, dengan menerbitkan surat edaran pada tanggal 18 Desember 2012, yang ditujukan kepada para bupati atau wali kota. Yang intinya dispensasi penyerahan e-KTP secara massal, tanpa memerlukan verifikasi sidik jari terlebih dahulu," kata Mendagri Gamawan Fauzi saat rapat kerja dengan Komisi II DPR di komplek parlemen, Senayan Jakarta, Senin (21/1).

Menurut Gamawan, kebijakan tersebut juga sebagai jawaban dari desakan Komisi II DPR, yang menginginkan pendistribusian e-KTP cepat selesai. Hal itu mengingat pelaksanaan Pemilu 2014 yang semakin dekat.

Meski Mendagri memberikan dispensasi untuk tidak menyertakan cap sidik jari, namun yang bersangkutan tetap diharuskan melakukannya di lain waktu. Dan juga yang bersangkutan diwajibkan mengembalikan KTP non elektronik, atau KTP lama.

Target penyelesaian e-KTP 172.015.400 penduduk pada 31 Desember 2012, telah diselesaikan 6 November pada tahun yang sama.

"Perkembangan sampai dengan tanggal 31 Desember 2012, hasil perekamatan e-KTP sudah mencapai 175.142.720 wajib KTP," terang Gamawan.

Dengan demikian, lanjut Gamawan, sisa pekerjaan fisik yang harus diselesaikan adalah pencetakan blanko berbasis chip sebanyak 12.965.400 keping, personalisasi sebanyak 48.371,992 keping, dan distribusi sebanyak 60.218.638 keping.

Untuk penyelesaian sisa pekerjaan itu, Mendagri melakukan perpanjangan kontrak sampai 31 Oktober 2013 yang diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Akan tetapi kami telah meminta kepada konsorsium, agar penyelesaian sisa pekerjaan tersebut dapat dipercepat sampai sekitar bulan Juni 2013 atau akhir semester I," katanya.

Sumber : merdeka.com

Baca Selengkapnya ....

6 Tanda Meredupnya iPhone

Posted by Unknown 0 komentar




Walaupun mengusung sejumlah pembaruan, iPhone 5 yang dirilis Apple September lalu tidak terlihat banyak berbeda dari pendahulunya.

Kabar bahwa penjualan smartphone ini tak sesuai harapan bahkan menciptakan kekhawatiran di kalangan investor Apple sehingga sempat menurunkan harga saham perusahaan itu.

Apakah Apple telah kehilangan daya magis seperti saat berada di bawah almarhum Steve Jobs dulu?

Penerus iPhone 5 berikut sebuah iPhone versi murah dikabarkan bakal meluncur pertengahan tahun ini. Namun, boleh jadi saat itu iPhone sudah tak menarik lagi. Berikut alasannya, seperti dikutip dari Cnet:

1. iOS mulai membosankan

Di tengah meroketnya popularitas Android dan kemunculan Windows Phone 8, sistem operasi mobile iOS milik Apple mulai terlihat usang. Sementara, Apple tak bisa seenaknya mengubah iOS tanpa membuat marah jutaan pengguna setianya.

Bisakah sistem operasi ini kembali merevolusi dunia mobile, seperti yang dilakukannya lewat iPhone generasi pertama dulu?

2. Duet Samsung dan Android semakin mematikan


Serbuan berita, resensi, dan informasi positif mengenai perangkat-perangkat buatan Samsung, rival berat Apple, memberi angin segar bagi popularitas perusahaan asal Negeri Ginseng itu.

Bahkan, perangkat Samsung seperti Galaxy S IV sudah banyak diberitakan sebelum benar-benar muncul sehingga menciptakan sensasi, mirip dengan yang biasa ditimbulkan oleh produk-produk Apple.

3. Apple sekarang bukan lagi Apple yang dulu

Tim Cook memang berhasil menjalankan perusahaan raksasa ini dengan baik, tapi gayanya terlihat berbeda dengan Steve Jobs.

Apple tak lagi mendikte konsumen mengenai barang apa yang seharusnya mereka inginkan, seperti pada masa Steve Jobs. Sebaliknya, Apple kini cenderung memberi apa yang diinginkan oleh konsumen.

Contohnya seperti iPad Mini yang dulu tak mau dibuat oleh Steve Jobs. Apabila nantinya benar-benar ada iPhone versi murah, maka Apple akan semakin melenceng dari pakemnya selama ini.

4. Anak muda tak lagi menganggap Apple "keren"


Begitu iPhone banyak dipakai oleh orang dewasa, maka hilanglah pesona perangkat ini di mata kaum muda. Malahan, sebuah survei yang dilansir Forbes menunjukkan bahwa predikat "keren" secara mengejutkan sudah mulai beralih ke perangkat Windows Phone.

5. Harga produk Apple di luar jangkauan kantong banyak orang


Sebagian kesuksesan Apple dibangun lewat ekspansi ke pasar global, tapi di banyak wilayah dunia, harga produk Apple masih terlalu mahal untuk sebagian besar konsumen.

Sementara itu, para kompetitor seperti perangkat Android berhasil mengejar Apple sambil menawarkan harga yang lebih bersahabat dengan kantong.

6. Hilangnya "The Wow Factor"

Maksudnya, gegap gempita yang biasa ditimbulkan oleh produk Apple ketika tampil mengusung inovasi yang luar biasa. Contohnya, seperti iPhone dan iPad ketika pertama kali diperkenalkan dan segera mengundang decak kagum dari seluruh dunia.

Belakangan, Apple kehilangan greget. Sebagai salah satu inovasi terbaru, bahkan Siri sekalipun tak meninggalkan kesan yang dalam. Hanya peningkatan kecil demi peningkatan kecil yang dilakukan Apple, sementara Android semakin mengancam.

Nah, apakah iPhone 6 nanti akan bisa menghidupkan kembali gairah terhadap produk-produk Apple, ataukah perangkat ini hanya akan tampil biasa-biasa saja dan mengecewakan?
Sumber : kompas.com

Baca Selengkapnya ....

Rizal Mallarangeng, Elang Hitam, dan 'Detektif Swasta' Proyek Hambalang

Posted by Unknown 0 komentar
Rizal Mallarangeng, Elang Hitam, dan "Detektif Swasta" Proyek HambalangRizal Mallarangeng (kiri) ketika bekerja di ruangan kantornya Freedom Institute, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2013). Kini Rizal bersama timnya yang diberi nama Elang Hitam sedang mencoba menelusuri kasus Hambalang yang diduga melibatkan kakaknya, Andi Mallarangeng.

Tak lama setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus proyek Hambalang, Andi Alfian Mallarangeng menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), 7 Desember 2012 silam. Sejak itu, Andi seolah hilang dari sorotan publik. Namun, yang kerap muncul mewakili Andi adalah adiknya, Rizal Mallarangeng. Setiap pekan, Rizal memberikan keterangan pers. Ia menjadi orang terdepan yang membela sang kakak.

Direktur Eksekutif Freedom Institute itu tidak bekerja sendiri. Dia disokong oleh tim "Elang Hitam" yang kerap dibanggakannya setiap kali memaparkan penjelasan kasus Hambalang. Siapakah tim Elang Hitam itu?

Nama Elang Hitam ternyata tidak lepas dari sosok komandan tim ini. Elang Hitam rupanya adalah nama panggilan atau kode bagi Rizal Mallarangeng selama mengikuti roadshow Ketua Umum Partai Golkar Aburizal "Ical" Bakrie ke berbagai daerah. Rizal merupakan Ketua DPP Partai Golkar.

"Selain itu, nama Elang Hitam memang memiliki makna filosofis. Elang itu kan pemakan tikus dan ular, sama seperti KPK dalam memberantas korupsi kan," ungkap Rizal, saat dijumpai Kompas.com, pekan lalu.

Dalam berbagai kesempatan, Rizal selalu menyebutkan bahwa tim Elang Hitam bemarkas di Casablanca HQ. Rupanya, itu bukan nama daerah di kawasan Casablanca, Jakarta Selatan. Kantor tim Elang Hitam adalah di Freedom Institute. Orang-orang yang ada di dalamnya pun merupakan para pegawai lembaga yang banyak bergerak di bidang pendidikan itu. Ia menjelaskan, bahwa Casablanca HQ hanyalah sebutannya.

"Dinamakan Casablanca Headquarter (HQ) ini karena terinspirasi dari film Casablanca," ujar Rizal.

Film klasik tahun 1946 itu dibintangi Humphrey Bogart dan berlatar Perang Dunia kedua. Casablanca adalah sebuah cafe di Maroko yang dijadikan tempat transit para pelarian korban perang. Menurut Rizal, Casablanca mirip dengan peristiwa pasca ditetapkannya Andi sebagai tersangka.

"Setelah kakak saya jadi tersangka, banyak orang Kemenpora berdatangan ke sini dengan kecemasan dan kekhawatiran akan masa depan mereka. Mereka membawakan dokumen-dokumen proyek Hambalang dan tender proyek ini yang menjadi persoalan," ujar Rizal.

Dari situlah, Rizal membentuk tim Elang Hitam. Praktis seluruh pegawai Freedom Institute yang berjumlah 30 orang dilibatkan dalam penelusuran ini. Namun,kasus  hanya lima orang yang fokus mengurusi Hambalang.

"Lima orang itu latar belakangnya kebanyakan mantan jurnalis. Tiga orang mantan jurnalis, satu orang pernah bekerja di media buying agency, dan seorang lagi admin," ucap Ria Yusnita, salah seorang anggota tim Elang Hitam.

Ria merupakan mantan produser eksekutif program berita di sebuah televisi swasta. Ia mengakhiri kariernya di dunia media pada tahun 2004 lalu bergabung dengan Fox Indonesia besutan Choel Mallarangeng hingga akhirnya ke Freedom Institute.

Bak detektif

Rizal menyebut tim Elang Hitam sebagai detektif swasta. Menurutnya, sebutan sebagai detektif swasta layak diberikan karena tim Elang Hitam bertugas mengumpulkan informasi, observasi, investigasi, hingga wawancara.

"Ini memadukan kerja penyidik KPK dengan gaya wartawan. Yah, bisa dibilang sebagai detektif swasta walaupun sebutan itu hanya gimmick," ujar pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan itu.

Tim ini bekerja berdasarkan data awal dari para pegawai Kemenpora ditambah audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Sisanya kita dapat dari wawancara orang-orang dan yang paling penting sih Google. Ini sudah seperti 'detektif Google' Ha-ha-ha," ujar Ria berseloroh.

Pada mulanya, Ria mengaku kesulitan merangkai setiap bagian dalam kasus Hambalang. Saat pertama kali terbentuk, tim Elang Hitam bahkan melakukan rapat hingga pukul 04.00 WIB. Namun, gerak tim Elang Hitam, menurutnya, ternyata mengundang sejumlah pihak untuk memberikan data dan informasi terkait proyek Hambalang. Ada juga tim yang disebut sebagai tim ahli. Tim ini berperan menjelaskan mekanisme dan aturan dalam melakukan tender atau lelang.

Selain itu, informan yang dimiliki tim Elang Hitam juga berasal dari BUMN bidang konstruksi yang mengerti seluk beluk permainan dalam proyek konstruksi. Dari situ pula, Rizal mengetahui rekam jejak dan keterkaitan para pimpinan perusahaan konstruksi dengan sejumlah politisi Demokrat dan pihak kementerian.

"Kasus Hambalang ini multi dimensi mulai dari persoalan aturan, tender, proyek, sangat rumit untuk dimengerti. Makanya kami mendapat bantuan dari tim advance atau tim ahli itu untuk masukan atau info-info kecil tapi bermakna. Informasi ini tidak kami terima begitu saja, tapi kami diskusikan dan kroscek kebenarannya," ucap Rizal.

Untuk mengetahui proyek Hambalang, tim Elang Hitam pun turun langsung melihat proyek yang kini dihentikan pembangunannya itu. Ria mengatakan, ketika itu ada tiga orang rekannya yang meninjau ke lapangan untuk melihat alat-alat yang diduga digelembungkan dananya hingga ratusan bahkan ribuan kali lipat.

Setelah kasus ini mencuat, proyek Hambalang, Bogor pun dijaga ketat petugas keamanan. Ria mengaku sempat was-was timnya tidak bisa masuk. Namun, tim Elang Hitam berhasil menembus pengamanan itu dan berhasil mengabadikan gambar sejumlah alat mechanical electric yang diduga pembeliannya dengan menggelembungkan dana. Setidaknya, tim Elang Hitam menemukan ada 38 items pengerjaan mechanical electric yang digelembungkan. Dari sinilah, tim Elang Hitam menyimpulkan locus perkara korupsi proyek Hambalang berada.

Satu per satu rangkaian peristiwa yang terpisah dalam proyek Hambalang ini pun hampir utuh. "Hampir utuh puzzle yang kami dapat. Ini hampir final, kira-kira untuk sejauh ini hanya butuh satu bulan lah," ujar Rizal.

Dalam konstruksi konsep proyek Hambalang yang dibuat tim Elang Hitam, tim ini banyak menyoroti peran tokoh-tokoh sentral yang kerap disebut terkait proyek Hambalang. Ia sempat menyebut Menteri Keuangan Agus Martowardoyo, Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati, dan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

"Kami berharap agar temuan-temuan kami ini bisa mempertajam arah penyidikan KPK," ucap Rizal.

Lebih dari satu bulan tim Elang Hitam bekerja. Rizal mengaku akan terus mencari kebenaran lantaran ia yakin sang kakak tidak bersalah. "Saya akan terus seperti ini sampai kakak saya dinyatakan bebas. Saya tahu dia, tidak mungkin orang baik bisa tiba-tiba korupsi, tidak ada pola korupsi dalam diri kakak saya," ujar pria lulusan Ohio State University itu.

KPK sudah menetapkan Andi Mallarangeng sebagai tersangka. KPK berdalih, Andi tidak hanya ditetapkan sebagai tersangka karena persoalan tanda tangan pengajuan kontrak multiyears proyek Hambalang saja, tetapi Andi ditengarai menerima aliran dana proyek senilai Rp 2,5 triliun. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Andi hingga kini belum ditahan

Sumber : kompas.com

Baca Selengkapnya ....

Tiket

Popular Posts

LAYANAN TIKET PESAWAT MURAH support SENI BERBELANJA DI RUMAH - Original design by Bamz | Copyright of Berbagi Berita Terkini.